Mari Kita Bersyukur !

Begitumemasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, “Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?” Sisupir menjawab, “Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai” Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direkturini bertanya lagi, “Bagaimana kamu bisabegitu yakin?” Supirnyamenjawab, “Begini pak, saya sudah belajarbahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalumenyukai apapun yang saya dapatkan” Jawabansingkat tadi merupakan wujud perasaan syukur dimana syukur merupakan kualitashati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasadamai, tentram dan bahagia. Sebaliknya perasaan tak bersyukur akan merasakurang dan tak bahagia. Adapula hal yang membuat kita tak bersyukur. PERTAMA,kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah kita sudahmemiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap dan pasangan yang baik. Tapikita masih merasa kurang. Jadi betapa pun banyaknya harta yang kita miliki,kita tak pernah menjadi “kaya” dalam arti yang sesungguhnya. Marikita luruskan pengertian kita mengenai orang “kaya”. Orang yang “kaya” bukanlahorang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yangmereka miliki. Tentulahboleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tetapi kita perlu menyadari bahwainilah akar perasaan tak tentram. Kita dapat merubah perasaan kita dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki.Cobalah lihat keadaan sekeliling kita, pikirkan yang kita miliki dansyukurilah, maka kita akan dapat merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian kita pada sifat-sifat baik atasan, mitra, pasangan, dan orang-orang di sekitar kita. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernahmengatakan, “Menikahlah dengan orang yangAnda cintai setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi!” Iniperwujudan rasa syukur. Adacerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membelisepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorangyang tidak mempunyai kaki, tapi ia tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhentimengeluh dan mulai bersyukur. KEDUA,yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkandiri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapunkita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik,lebih peraya diri dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada ceritamenarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasein pertama sedang duduktermenung sambil mengguman, “Lulu, Lulu”Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.Si dokter menjawab, “Orang ini jadi gilasetelah cintanya ditolak oleh Lulu” Sipengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain terkejut melihatpenghuninya terus menerus memukulkan kepalanya ke tembok dan berteriak, “Lulu, Lulu” “Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?” tanyanya keheranan.Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialahyang akhirnya menikah dengan Lulu” Hidupakan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itubersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Sayaingin menggarisbawahi tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnyakaram, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, “Saya mempunyai dua anak laki-laki, yangsatu meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat,saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapikalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpadengan anak pertama saya di syurga” Parameter SuksesMemaknai suksesberarti memaknai hati kita masing-masing. Karena bisa jadi kita melihat oranglain sukses, tapi orang tersebut merasa belum sukses sebagaimana persepsi kita.Demikian juga sebaliknya. Orang jawa bilang “urip kuwi mung sawang-sinawang”, orang hidup itu hanya saling memandang satudengan yang lain. Makaberbahagialah orang yang mampu menjaga hatinya untuk tetap dalam kesyukuran.Karena memang syukur, sebagaimana dipaparkan oleh Syaikh Said Hawwa dalam JalanRuhani, adalah maqam tertinggi seorang mukmin. StandarAl Qur’an Al Qur’an mnggambarkan makna sukses dengan berbagai variasi. Kadang dengan kata “al falah” yang artinya BERUNTUNG.Seperti dalam Al Baqarah 1-5, Ali Imran 104 dan Al Mukminun 1-10 serta masihbanyak ayat yang lainnya. “Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya. ..” (QSAl Mukminun: 1-10) Ditempat lain dikatakan Allah sebagai “al faaz” yang artinya SUKSES. Sebagaimana firman Allah, “Maka barangsiapa yang diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke alam syurga, maka sungguh dialah orang yang sukses.” (Ali Imran: 85) Selainitu kesuksesan juga bisa diartikansebagai keBAHAGIAan DUNIA dan AKHIRAT. Sebagaimana firman Alah swt dalam suratAl Baqarah ayat 201, “Ya Rabb kami,berilah kami kebahagiaan di dunia, dan berilah kami kebahagiaan di akhirat, danselamatkanlah kami dari api neraka.” Seorangsalafus shalih, Said bin Musayyibmemiliki seorang putri. Putri Said bin Musayyid menikah dengan salah seorang muridnya. Suatu pagi, suaminya hendakkeluar rumah, ia bertanya, “hendak pergikemana kakanda?” Suaminyamenjawab, “Mau menghadiri majelis ilmuayah.” “Coba kanda di sini,” katanya.Akan saya ajarkan kepadamu semua ilmu ayah. Pernah suatu hari ayahmenziarahiku dan berkata kepadaku, ‘Bagaimana sudah selesai membaca tafsir Al Qur’an?’ tanyanya. ‘Sudah, jawabku, tapi ada satu ayat yang tidak sayapahami.’ ‘Ayatmanakah yang engkau maksud,’ tanya ayah padaku. ‘Firman Allah “Ya Rabb kami, berilah kami kebahagiaan di dunia, dan berilah kami kebahagiaan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari api neraka.” Yangdimaksud dengan kebahagiaan di akhirat adalah syurga. Lalu apa yang dimaksuddengan kebaikan di dunia.’ Makaayah berkata, ‘Wahai anakku, yang dimaksud dengan kebaikan di dunia adalahwanita shalihah.” Hal ini juga senada dengan sabda Nabi, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasaan dunia adalah wanitashalihah.”

Your rating: None Average: 1 (1 vote)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
  _    _    _____   _    _   _  __  _  _   
| | | | / ____| | | | | | |/ / | || |
| | | | | (___ | | | | | ' / | || |_
| | | | \___ \ | | | | | < |__ _|
| |__| | ____) | | |__| | | . \ | |
\____/ |_____/ \____/ |_|\_\ |_|

Enter the code depicted in ASCII art style.

Powered by Drupal - Edited from aurora