'Uways Al-Qarni

'Uways berasal dari daerah qaran, yaman. Suatu hari 'Uways pernah meminta izin kepada ibunya untuk menemui rasulullah SAW, lantas ibunya berkata: "Engkau kuizinkan pergi, lekaslah temui beliau, dan segeralah pulang. Jika rasulullah berada di rumah , engkau boleh menemui beliau, jika tidak, maka cepatlah pulang."'Uways berjalan kaki selama tiga bulan dari Yaman ke Madinah. Akhirnya dia sampai di rumah rasulullah dan mengetuk pintunya. 'Aisyah ra. Istri raulullah SAW menjawab :rasulullah tidak dirumah, beliau ada di masjid." Memegang amanat ibunya, 'Uways berkata,: " Tolong sampaikan kepada beliau, bahwa 'Uways datang dari yaman, tetapi tidak mendapati beliau di rumah, dan kemudian kembali ke Yaman sebab ibunya tak membolehkannya menemui Rasulullah di masjid." Sepulangnya rasulullah dari masjid, beliau melihat kemilau cahaya 'Uways di rumahnya. 'Aisyah ra. Memberitakan kepada beliau tentang kedatangan 'Uways, dan menyampaikan salam serta perihalnya. Sambil mengarahkan pandangannya ke arah Yaman, Rasulullah SAW bersabda, " Bau harum sahabat kita ini tercium sampai kesini." para sahabat bertanya, :" Ya Rasulullah, jika 'Uways adalah sahabatmu, mengapa dia tidak menunggumu?" Rasulullah SAW menjawab:" Dia sedang merawat ibunya." Beliau tahu bahwa beliau tidak akan bertemu 'Uways di dunia ini, beliau bersabda:" 'Uways akan datang suatu hari kelak ke Madinah, tetapi dia tidak akan bertemu denganku, sebab saat itu aku telah keambali kepada TUhanku." Beliau mewasiatkan bahwa apabila 'Uways datang ke Madinah, dia akan diberikan jubah beliau, dan dimintakan untuk mendoakan Umat Muhammad. Beliau juga menerangkan bahwa 'Uways mempunyai sebuah tanda terang di salah satu tangannya. Pada zaman khalifah 'Umar, serombongan orang Yaman mengunjungi madinah. Khalifah 'Umar ra. dan 'Ali ra. bertanya kepada mereka, " apakah ada diantara kalian ada seorang wali Allah yang bernama 'Uways dari qaran?" Orang-orang Yaman itu tidak mendapati 'Uways diantara mereka, tetapi mereka menunjuk seorang penunggang unta dari Qaran yang jarang bercampur dengan orang-orang dan lebih suka menghabiskan waktunya beribadah dan menyendiri bersama unta-untanya. 'Umar ra. dan 'Ali ra. kemudian menghampiri 'Uways, menyalaminya, menyampaikan salam dari Rasulullah SAW dan memberikannya jubah Nabi SAW. Akan tetapi 'Uways enggan menerimanya. " Pasti telah terjadi sebuah kesalahan!" katanya merendah. Namun melihat tanda terang di tangannya 'Umar ra. dan 'Ali ra. berujar, " engkau adalah orang suci yang disebutkan oleh Rasulullah SAW,, sebab beliau memberitahukan kepada kami perihal tanda di tanganmu itu." Mereka juga menyampaikan permintaan nabi agar dia mendoakan Umat Muhammad SAW. Selanjutnya 'Uways menerima jubah rasulullah SAW dan menutupkannya ke wajah dan matanya. Dia meminta untuk ditinggalkan sendirian. Kemudian 'Uways berdoa," Ya Allah, sesungguhnya jubah ini milik Rasul kekasih-Mu. Beliau menghadiahkannya kepadaku, tetapi aku menolak untuk memakainya kecuali Engkau mengampuni Umat Muhammad." Dia mengulangi doa ini dengan kata-kata yang sama. Manakala 'Umar ra. dan 'Ali ra. menghampiri dia lagi, dia berkata," kalian dating terlalu cepat. Setelah doa pertaku, Allah mengampuni sepertiga kaum muslimin; setelah doaku yang kedua, Allah mengampuni dua pertiga kaum muslimin; dalam doaku yang ketiga, aku memohon ampunan untuk seluruh umat Muhammad, kemudian kalian datang." Kaum muslimin yang taat dan merawat ibu mereka, serta memperlakukan mereka dengan baik, kelak akan dibangkitkan bersama nabi Musa AS dan orang- orang yang berbuat baik dan berbakti kepada orang tua mereka akan memperoleh kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat.

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ (O)

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (Luqman: 14)

*ps: selamat hari IBU, maafkan anakmu ini karena belum bisa mecontoh baktinya 'Uways Al-qarni Suralaga, 22 desember 2009

Your rating: None Average: 5 (4 votes)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
  _____   __  __    _____   _____    _____ 
|_ _| | \/ | / ____| | __ \ |_ _|
| | | \ / | | | __ | |__) | | |
| | | |\/| | | | |_ | | ___/ | |
_| |_ | | | | | |__| | | | _| |_
|_____| |_| |_| \_____| |_| |_____|

Enter the code depicted in ASCII art style.

Powered by Drupal - Edited from aurora